Korelasi Modal Fisik dan Modal Sosial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sarolangun

Penulis

  • Muhammad Ali BPS Kabupaten Sarolangun
  • Eka BPS Kabupaten Sarolangun

Kata Kunci:

IPM, Pertumbuhan Ekonomi, PMTB

Abstrak

ABSTRAK

 

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sarolangun selama sepuluh tahun terakhir mengalami peningkatan kecuali ketika pandemi Covid-19 melanda (tahun 2020). Peningkatan ini dipengaruhi banyak faktor, salah satunya sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sarolangun sebagai salah satu indikator perkembangan sumber daya manusia juga mengalami peningkatan. Faktor lain yang menyusun pertumbuhan ekonomi adalah modal fisik dalam bentuk investasi (PMTB). Sehingga diperlukan kajian untuk melihat korelasi antara modal sosial dan modal fisik terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil kajian menginterpretasikan bahwa hubungan antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi signifikan 0,000 dan nilai r 0,995. Demikian halnya korelasi antara modal fisik dan pertumbuhan ekonomi dengan signifikansi 0,000 dan nilai r 0,981. Pemerintah daerah Kabupaten Sarolangun diharapkan memperbaiki kualitas pendidikan dan Kesehatan masyarakat agar pertumbuhan ekonomi terus meningkat. Demikian juga disarankan membuka kran investasi yang padat karya demi penyerapan tenaga kerja sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat.

Kata Kunci: IPM; Pertumbuhan Ekonomi ; PMTB

Diterbitkan

2022-12-26

Cara Mengutip

Ali, M., & Septiana, E. (2022). Korelasi Modal Fisik dan Modal Sosial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sarolangun. Media Edukasi Data Ilmiah Dan Analisis (MEDIAN), 5(02), 18–27. Diambil dari https://bpsjambi.id/Median/index.php/median/article/view/57