PENGELOMPOKKAN POTENSI PADI DI INDONESIA MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTER

Penulis

  • Eko Suprapto BPS Provinsi Jambi

Kata Kunci:

KSA, potensi padi, K-means Cluster, Potensi Padi, K-means Cluster, Kerangka Sampel Area, BPS Provinsi Jambi

Abstrak

ABSTRAK

Perbaikan data padi di Indonesia telah dilakukan BPS bekerjasama dengan BPPT mengunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA). Survei KSA untuk komoditas padi mulai diimplementasikan secara nasional pada tahun 2018 dan termasuk dalam proyek nasional untuk mendukung pencapaian salah satu prioritas nasional, yaitu ketahanan pangan, dalam rangka perbaikan data statistik pangan. Melihat begitu krusialnya sektor pertanian, khususnya padi, maka perencanaan berbasis wilayah mutlak diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah mengelompokkan potensi padi berdasarkan provinsi di Indonesia berdasarkan variabel luas panen, produktivitas, dan produksi padi tahun 2021 menggunakan analisis K-means Cluster. Hasil penelitian menghasilkan tiga cluster provinsi berdasarkan potensi padi. Cluster pertama merupakan cluster provinsi dengan potensi padi tertinggi atau penyumbang produksi padi tertinggi di Indonesia. Cluster kedua kelompok provinsi yang mempunyai nilai produksi di atas rata-rata, yaitu diatas 1,6 ton GKG. Sedangkan cluster ketiga merupakan kelompok provinsi dengan potensi padi di bawah rata-rata.

Kata Kunci: KSA, potensi padi, K-means Cluster

Diterbitkan

2022-12-26

Cara Mengutip

Suprapto, E. (2022). PENGELOMPOKKAN POTENSI PADI DI INDONESIA MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTER. Media Edukasi Data Ilmiah Dan Analisis (MEDIAN), 5(02), 28–34. Diambil dari https://bpsjambi.id/Median/index.php/median/article/view/58